Orang bilang, pertemuan pertama selalu kebetulan.
Tapi, bagaimana caramu menjelaskan pertemuan-pertemuan kita selanjutnya?
Apakah Tuhan campur tangan di dalamnya?
Kita bukanlah dua garis yang tak sengaja bertabrakan.
Sekeras apa pun usaha kita berdua,
saling menjauhkan diri-dan menjauuhkan hati-pada akhirnya akan bertemu kembali.
Kau tak percaya takdir,
aku pun tidak.
Karenanya, hanya ada satu cara untuk membuktikannya...
Kau, aku, dan perjalanan ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar